Peramalan Juli 17, 2008
Posted by haniif in Umum.Tags: Peramalan, Statistik, Teknik Peramalan
1 comment so far
Peramalan adalah suatu proses memperkirakan secara sistematik tentang sesuatu yang paling mungkin terjadi di masa depan berdasar informasi masa lalu dan sekarang yang dimiliki agar kesalahannya (selisih antara sesuatu yang terjadi dengan hasil perkiraan) dapat diperkecil. Peramalan dapat juga diartikan sebagai usaha memperkirakan perubahan. Agar tidak disalahpahami bahwa peramalan tidak memberi jawaban pasti tentang apa yang akan terjadi , melainkan berusaha mencari yang sedekat mungkin dengan yang akan terjadi. Dengan demikian tugas ini masih dalam kapasitas pikiran manusia.
Teknik-Teknik Peramalan
Terdapat banyak teknik atau metode ilmiah untuk peramalan yang dibedakan dalam dua kelompok, yaitu kualitatif dan kuantitatif.
-
Metode Kualitatif
Metode kualitatif digunakan jika data historis atau empiris dari variabel yang akan diramal tidak ada, tidak cukup, atau kurang dapat dipercaya. Metode ini juga disarankan jika lingkungan dan teknologi sedang atau diperkirakan akan mengalami perubahan drastis. Sebagai gantinya, input utama metode ini adalah judgment, opini, dan pengalaman. Karena alasan itu, metode ini juga dinamakan judgmental, subjective, intuitive, or technological forecasting method. Beberapa teknik yang termasuk dalam kelompok ini antara lain : jury of executive ( expert ), opinion, Delphi method, dan pendekatan hirarki analitik.
-
Metode Kuantitatif
Metode kuantitatif memerlukan data historis atau empiris dan ini menuntut variabel yang digunakan mempunyai satuan ukuran atau dapat diukur. Metode ini umumnya beranggapan bahwa pola masa lalu akan berulang. Termasuk dalam kelompok ini antara lain : causal model, simultaneous model, time deret berkala model, gabungan causal dan time series model, leading indicators, analisis input output dan analisis Markov.
Time series (univariate) model didasarkan pada analisis data sebuah variabel hasil pengamatan yang disusun mengikuti urutan waktu. Pengamatan dapat secara tahunan, bulanan, mingguan, harian, atau periode yang lebih pendek. Model ini dibedakan menjadi deterministic dan stochastic. Time series deterministic model menyadari adanya pengaruh kerandoman pada data, namun model ini tidak menerangkan sumber atau ciri kerandoman itu. Sementara penggunaan time series stochastic model menunjukkan bahwa data dihasilkan oleh proses random yang punya bentuk dan dapat dijelaskan. Pada model terakhir ini tidak perlu asumsi bahwa pola masa lalu akan berulang.
Pedagang Eceran (Retailing) Juli 8, 2008
Posted by haniif in My Thesis.Tags: Pedagang Eceran, Retailing, Ritel, Tesis
1 comment so far
Dalam bahasa inggris, penjualan eceran disebut dengan retailing. Retailing maybe defined as the activities incident to selling goods and service to ultimate consumers. Retailing is the final link in the chain distribution of most product from initial producers to ultimate consumers. Artinya, pedagang eceran bisa didefinisikan sebagai suatu kegiatan menjual barang dan jasa kepada konsumen akhir. Pedagang eceran adalah mata rantai terakhir dalam penyaluran barang dari produsen sampai ke konsumen. Pedagang eceran sangat penting artinya bagi produsen karena melalui pengecer produsen memperoleh informasi berharga tentang barangnya.
Bisnis Ritel secara umum bisa diklasifikasikan menjadi dua kelopok besar yaitu perdagangan eceran besar dan perdagangan eceran kecil. Perdagangan eceran kecil terdiri atas eceran kecil yang berpangkal an dan pedagang eceran kecil tidak berpangkalan. Klasifikasi bisnis ritel tersebut bisa dilihat pada gambar berikut :

Gambar : Klasifikasi Bisnis Ritel
Peritel yang berhasil adalah yang bisa menyesuaikan barang dan jasanya dengan permintaan. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perdagangan eceran adalah :
- Tersedianya barang yang tepat
- Pada saat yang tepat
- Di tempat yang tepat
- Dalam kuantitas yang tepat
- Dengan harga yang tepat
- Penjualan dengan cara yang tepat
- Dalam kualitas yang tepat
Selain ketujuh hal tersebut, pengecer juga harus mempertimbangkan kecenderungan-kecenderungan berikut : menurunnya pertumbuhan ekonomi dan penduduk, kenaikan biaya modal, tenaga kerja dan energi, perubahan gaya hidup konsumen, pola berbelanja dan sikap dalam berbelanja, munculnya teknologi baru seperti mesin kasir komuter, bertambahnya kekuatan besar, serta banyaknya regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah yang mempengaruhi pedagang eceran.
Perubahan-perubahan tersebut menuntuk adanya manajemen yang lebih professional dalam penjualan eceran. Karena itu, manajemen puncak harus trampil dalam merancang dan melaksanakan sistem untuk mendapatkan laba. Untuk itu, harus dilakukan penelitian agar didapatkan produktivitas yang lebih tinggi yang akan membantu perkembangan bentuk-bentuk penjualan eceran dengan biaya yang rendah. Banyak inovasi yang harus dilakukan untuk menekan biaya operasi yang semakin tinggi.
Mendownload Isi Web menggunakan Outlook 2007 Juli 2, 2008
Posted by haniif in Umum.Tags: download web, Outlook 2007
add a comment
Salah satu fitur yang ditambahkan pada outlook 2007 dibandingkan dengan versi sebelumnya adalah adanya kemampuan untuk mendownload isi web yang dibuat dengan menggunakan teknologi RSS atau Atom.
Untuk memanfaatkan fasilitas ini, klik menu tools – Account Setting

Setelah itu, akan keluar jendela baru sebagai berikut :

Klik tombol New.
Kemudian isi lokasi web seperti pada contoh berikut :

Lokasi web ini bisa dilihat pada web dengan meng-klik link yang berisi kalimat RSS Syndication atau RSS seperti pada contoh berikut :

Jika link tersebut di klik, biasanya akan keluar tampilan sebagai berikut :

Copy link yang tertera pada address bar.
Jika sukses, maka akan keluar dialog sebagai berikut :

Sekarang tinggal tunggu outlook mendownload semua isi web yang diinginkan.